Logo DIY jogja istimewa
BADAN KETAHANAN PANGAN DAN PENYULUHAN
DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Penyuluh Pertanian Swadaya Teladan Tingkat DIY Tahun 2016
Profil Teladan dan Prestasi
Oleh : Admin | 03-10-2016 |

NASRUN PENYULUH PERTANIAN SWADAYA DARI PRAMBANAN – SLEMAN

Nasrun, lahir di Laiworu tanggal 14 Februari tahun 1975 setelah menikah tinggal di Dinginan Desa Sumberharjo Kecamatan Prambanan Kabuapten Sleman DIY. Desa Sumberharjo berada di pinggiran Kabupaten  Sleman  dengan luas wilayah 931 ha. Dominan terdiri dari dataran rendah. Tingkat kesuburan tanah relatif subur. Desa ini berjarak 7 km dari ibukota Kecamatan Prambanan, 29 km dari ibukota Kabupaten Sleman dan 18 km dari ibukota Provinsi DIY. Mayoritas penduduknya adalah petani padi sawah. Nasrun memiki binaan kelompok sebanyak 20 kelompok dan 3 KWT serta 5 Kelompok Ternak yang berada di Desa Sumberharjo.

Meski serba terbatas, bukan berarti Nasrun putus atas. Justru dengan keterbatasan tersebut menjadi pemicu untuk lebih maju. Sejak duduk di bangku SD kelas VI, Nasrun kecil mulai membantu orangtuanya di sawah. Sekarang Narun mengelola lahan milik orangtuanya seluas 0,25 ha untuk digarap sendiri.

Nasrun menanam padi  bibit padi umur 15-20 hari setelah semai. Padahal kebiasan petani kebanyakan menggunakan bibit yang berumur 30-35 hari. Ternyata tanaman padinya menghasilkan jumlah anakan lebih banyak dan produksinya lebih tinggi dibandingkan petani lainnya.Sejak itulah banyak petani mengikuti Nasrun menaman padi dengan umur bibit lebih muda.

Nasrun juga menjadi mitra dengan PT Branita Sandini untuk penangkaran benih jagung mulai 2007 sampai sekarang dengan petani binaan di Desa Sumberharjo. Dengan menjalin kemitraan petani binaan sangat diuntungkan karena dari sisi pendapatan meningkat.

Nasrun yang gemar mencari informasi tentang pertanian suka membaca, baik brosur pertanian maupun Tabloid Sinar Tani. Namun Nasrun selalu berkeinginan mencoba lagi dan menyesuaikan dengan kondisi spesifik lokasi di tempatnya. Terutama mencoba varietas-varietas padi sawah yang unggul yang berumur genjah dan mengurangi pemakaian varietas lokal yang berumur panjang. Kemudian apa yang dicobanya tersebut disampaikan kepada petani lainnya, dengan harapan mereka mau mengikuti.

Nasrun mengakui, tidak mudah menyampaikan suatu informasi atau inovasi pertanian kepada petani lain. Apalagi kebanyakan petani-petani sudah tua dan merasa lebih berpengalaman dari Nasrun. Tapi dia selalu berusaha sesuai anjuran penyuluh atau informasinya yang didapatnya. “Lebih baik kita berbuat dan orang lain akan melihat hasilnya,” ujarnya.

Nasrun juga mengajak anak-anak yang putus sekolah SMP dan pengangguran  menjadi petani untuk menggarap lahan orangtua mereka dan menjadi operator alsintan yang masuk dalam UPJA Sumber Makmur Desa Sumberharjo Bagi Nasrun anak muda lebih mudah menerima informasi pertanian dan mau mencoba yang baru, sehingga mereka dapat memberi contoh pada orangtuanya.Upaya yang dilakukan itu selama lebih kurang 10 tahun terakhir, akhirnya mulai menuai hasil. Anak-anak putus sekolah tersebut sekarang bisa bertani dan menjadikan sebagai pekerjaan pokok.

Nasrun juga mendamping Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) Padi Sawah tahun 2010 dengan pola tanam jajar legowo. Untuk memudahkan menanam pola jajar legowo dia membuat inovasi bersama temannya Pada tahun 1998, Nasrun diberi kepercayaan sebagai Ketua Kelompok Tani SIDO DADI Dinginan sampai kini dan sebagai wakil ketua gapoktan SUMBER MAKMUR Desa Sumberharjo serta sebagai Badan Pengawas Keuangan LKMA Sumber Makmur sampai sekarang.  Kemudian pada tahun 2015Nasrun dipilih Manejer UPJA sebagai Pilot Project Pertanian Modern 2015.

Pada tahun 2012 pembentukan Kelompok Usaha Pengolahan Pupuk Organik dan PGPR , Nasrun diangkat sebagai Sekretaris POS Sumberharjo. Sedangkan pada tahun 2014, Nasrun banyak membantu PPL dalam kegiatan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) maupun Sekolah Lapangan Pengendalian Hama Terpadu (SL-PHT). Bahkan tahun tahun 2014 ditunjuk sebagai penyuluh swadaya Desa Sumberharjo.

Berbagai kegiatan  pendidikan dan latihan di bidang pertanian  pernah diikutinya  dan berkat keuletannya bersama Kelompok Tani dan Penyuluh PNS Atas prestasi dan dedikasinya itu  pemerintah melalui Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta menetapkan Nasrun  sebagai Penyuluh Pertanian Swadaya berprestasi tingkat Propinsi DIY 2016.


 

 

 

 

 

Lainnya :
*
Profil Petani Teladan Nasional dari DIY tahun 2016
Profil Teladan dan Prestasi
Oleh : Andi Bagus | 05-10-2016 |
*
Gapoktan Berprestasi Tingkat DIY Tahun 2016
Profil Teladan dan Prestasi
Oleh : Admin | 03-10-2016 |

Beranda Profil Teladan dan Prestasi